Pemeriksaan Nonne

October 14, 2018 Dian Sukma Hanggara 0 Comments

Pemeriksaan Nonne adalah pemeriksaan yang sebenarnya sudah “jadul” tapi masih sering diminta. Pemeriksaan ini menggunakan spesimen cairan otak yang diambil dengan cara pungsi lumbal. Reagen yang digunakan adalah larutan jenuh amonium sulfat (80 g amonium sulfat dalam aquades 100 ml). Tujuan pemeriksaan Nonne adalah untuk mengetahui adanya kandungan globulin dalam cairan otak.

Prosedur

  1. Taruh 1/2-1 ml reagen Nonne dalam tabung kecil berdiameter sekitar 7 mm.
  2. Masukkan cairan otak dalam jumlah yang sama ke dalam tabung, sehingga terdapat lapisan yang memisahkan kedua macam cairan tersebut
  3. Biarkan selama 3 menit, kemudian perhatikan pada perbatasan kedua cairan itu apakah muncul bentukan seperti cincin keruh atau tidak.
Gambaran cincin keruh pada pemeriksaan Nonne

Interpretasi

Dalam keadaan normal hasil test ini négatif artinya tidak terjadi kekeruhan pada perbatasan. Semakin tinggi kadar globulin, semakin tebal cincin keruh yang terjadi. Laporkan hasil pemeriksaan ini sebagai negatif atau positif saja. Hasil pemeriksaan Nonne yang positif bisa didapatkan pada penyakit yang menyebabkan kerusakan sawar darah otak, peningkatan produksi imunoglobulin pada sistem saraf pusat, turunnya klirens protein dari cairan otak, dan degenerasi jaringan saraf. Meningitis dan perdarahan yang merusak sawar darah otak merupakan penyebab yang paling sering.

Semoga bermanfaat.

Sumber:

Penuntun Laboratorium Klinik

  •  
    1
    Share
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply:

Your email address will not be published. Required fields are marked *