Author: Dian Sukma Hanggara

dr. Dian Sukma Hanggara, SpPK, M.Biomed Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Laboratorium Sentral RSUD dr. Saiful Anwar Malang
  • Komponen Darah Thrombocyte Concentrates (TC)

    TC merupakan komponen darah yang berisi trombosit, yang diberikan dengan tujuan untuk menaikkan kadar trombosit darah. Jumlah permintaan TC menempati urutan kedua setelah PRC,  biasanya permintaan meningkat seiring dengan meningkatnya kasus demam berdarah. Berikut penjelasan singkat tentang kantong darah TC dari WHO – The Clinical Use of Blood. Deskripsi: Tiap unit berisi trombosit sekitar 55 x 10 pangkat 9, dengan… Continue reading "Komponen Darah Thrombocyte Concentrates (TC)"

  • Komponen Darah Packed Red Cells (PRC)

    PRC merupakan komponen darah yang paling banyak diminta di bank darah rumah sakit, namun kadangkala yang meminta PRC pun kurang begitu mengerti apa sebenarnya PRC, indikasi, dosis, maupun resikonya. Berikut sedikit deskripsi singkat dari PRC yang saya ambil dari WHO – The Clinical Use of Blood. Deskripsi: Tiap unit sekitar 150-200 ml sel darah merah dengan plasma yang sudah dipisahkan… Continue reading "Komponen Darah Packed Red Cells (PRC)"

  • Pemeriksaan Laboratorium pada Pasien UGD

    Laboratorium dan unit gawat darurat (UGD) merupakan dua unit dalam rumah sakit yang saling membutuhkan. Pemeriksaan laboratorium menjadi salah satu sumber pemecahan masalah klinis dalam berbagai kasus di UGD dan pasien-pasien di UGD merupakan pelanggan dari unit laboratorium. Peran laboratorium di UGD menjadi semakin penting sejak spesialisasi emergency medicine berdiri sekitar 10 tahun ini di Malang. Semakin berkembangnya bidang emergency… Continue reading "Pemeriksaan Laboratorium pada Pasien UGD"

  • Informasi Lowongan Pekerjaan Analis dan Nakes Lain

    Informasi walk-in interview untuk tenaga kesehatan dokter umum, analis, perawat, rekam medis, farmasi dan tenaga administrasi yang lain di Persada Hospital Waktu: Kamis 21 September 2017, pukul 07.00-selesai Lokasi: Persada Hospital Silakan informasi ini disebar mungkin ada keluarga, saudara, atau teman yang berminat. Semoga bermanfaat  

  • CML Fase Akselerasi

    Kriteria CML Fase Akselerasi (WHO revision criteria 2016): leukositosis persisten/ tidak respon terhadap terapi splenomegali persisten/ tidak respon terhadap terapi trombositosis (>1 juta) persisten/ tidak respon terhadap terapi trombositopenia (<100.000) persisten/ tidak respon terhadap terapi basofilia di darah tepi 20% atau lebih sel blast 10-19% di darah tepi atau sumsum tulang kelainan klonal tambahan/baru pada sel Ph+

  • CML Fase Kronis

      Key note: splenomegali leukositosis dengan basofilia dan/atau eosinofilia shift to the left trombosit normal/ meningkat BCR-ABL/kromosom Philadelphia (+) Kriteria CML (leukemia mielositik kronis) fase kronis / stable phase of CML menurut WHO: sel blast pada darah tepi dan sumsum tulang <10%

  • Prosedur Pelaksanaan Transfusi Darah

    Transfusi  darah adalah terapi medis yang memiliki risiko penyulit terbesar baik dalam waktu pendek (reaksi transfusi), dalam waktu menengah (risiko penyakit ) dan waktu panjang (reaksi imunologis). Jika keputusan melakukan transfusi darah telah diambil, maka siapapun yang terlibat dalam proses pelaksanaan transfusi, baik itu dokter, perawat, dan analis bank darah mempunyai tanggung jawab guna memastikan kantong darah yang tepat diberikan… Continue reading "Prosedur Pelaksanaan Transfusi Darah"

  • Pemantapan Mutu Eksternal (PME) ILKI 2017

    Laboratorium klinik baik sebagai unit laboratorium dalam suatu fasilitas kesehatan atau rumah sakit maupun sebagai laboratorium mandiri wajib menjaga mutu dari pelayanannya agar dapat digunakan dengan baik oleh klinisi dalam penanganan penderita dan manajemen keselamatan pasien. Sesuai dengan Permenkes nomor 411/MENKES/PER/III/2010 pasal 6 ayat (4) bahwa laboratorium kesehatan/klinik wajib melaksanakan pemantapan mutu internal (PMI) dan mengikuti pemantapan mutu eksternal (PME)… Continue reading "Pemantapan Mutu Eksternal (PME) ILKI 2017"

  • Pemeriksaan NT-proBNP pada Gagal Jantung

    Penderita gagal jantung di Indonesia seringkali datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi berat , dimana penderita merasakan sesak walaupun pada kondisi istirahat. Penderita dengan gagal jantung tahap awal, biasanya mengeluh sesak saat terlentang atau sesak setelah melakukan aktivitas ringan, jarang memeriksakan diri ke dokter. Memang sudah menjadi kultur di negara kita, terutama di daerah pedesaan, tidak dikatakan sakit jika… Continue reading "Pemeriksaan NT-proBNP pada Gagal Jantung"