Tag: atlas

  • CML Fase Akselerasi

    Kriteria CML Fase Akselerasi (WHO revision criteria 2016): leukositosis persisten/ tidak respon terhadap terapi splenomegali persisten/ tidak respon terhadap terapi trombositosis (>1 juta) persisten/ tidak respon terhadap terapi trombositopenia (<100.000) persisten/ tidak respon terhadap terapi basofilia di darah tepi 20% atau lebih sel blast 10-19% di darah tepi atau sumsum tulang kelainan klonal tambahan/baru pada sel Ph+

  • CML Fase Kronis

      Key note: splenomegali leukositosis dengan basofilia dan/atau eosinofilia shift to the left trombosit normal/ meningkat BCR-ABL/kromosom Philadelphia (+) Kriteria CML (leukemia mielositik kronis) fase kronis / stable phase of CML menurut WHO: sel blast pada darah tepi dan sumsum tulang <10%

  • Flame cell

    flame cell: sama dengan ciri sel plasma pada umumnya warna kemerahan atau pinkish pada tepi sitoplasma terdapat tonjolan seperti bara api di ujung sitoplasma dikaitkan dengan IgA myeloma

  • Multiple Myeloma

    Kriteria diagnostik multiple myeloma (IMWG 2015) >10% sel plasma pada sumsum tulang atau plasmasitoma ekstrameduler dengan tanda-tanda CRAB (hiperkalsemia, insufisiensi renal, anemia, dan lesi tulang); dan MDEs (myeloma-defining events) yaitu sel plasma sumsum tulang >60%, rasio free light chain lebih dari sama dengan 100, dan >1 lesi fokal pada MRI tulang. Ciri-ciri sel plasma: – ukuran 2-3x eritrosit – inti… Continue reading "Multiple Myeloma"

  • Leukemia Limfoblastik Akut L2 (ALL-L2)

      Ciri-ciri limfoblas pada ALL-L2 ukuran bervariasi, ada yang kecil dan besar limfoblas yang kecil memiliki ciri sama dengan limfoblas ALL-L1 sitoplasma lebih lebar dari limfoblas ALL-L1 kontur inti ireguler/kasar nukleoli terlihat 1-3 bentuk inti bervariasi

  • Leukemia Limfoblastik Akut L1 (ALL-L1)

    Ciri-ciri limfoblas pada ALL-L1 ukuran kecil dan homogen sitoplasma sedikit (rasio inti:sitoplasma tinggi) bentuk inti bulat, kadang ditemukan cleft kontur inti ireguler/kasar nukleoli tidak terlihat/kadang terlihat kecil