Pemeriksaan Alfa Feto Protein

, , 29 Comments

Kali ini saya coba menulis tentang beberapa pemeriksaan yang mungkin kurang familiar di telinga kita. Pada lembar permintaan bisa kita lihat ada beberapa item seperti CRP, ASTO, RAF, SI/TIBC,Coomb’s Test, AFP, dan lain sebagainya.

Kita awali dulu dengan pemeriksaan Alfa Feto Protein (AFP). Mungkin di antara kita ada yang pernah diminta oleh dokter untuk kadar AFP. Sebenarnya apakah tujuan dari pemeriksaan ini?

AFP adalah suatu protein plasma yang dihasilkan oleh yolk sac (kantong kuning telur) dan hati selama kehidupan janin. AFP ini diketahui tidak memiliki manfaat pada orang dewasa yang sehat. Jadi, kadar yang meningkat dapat menunjukkan kelainan.

Kadar normal dari AFP adalah di bawah 10 ng/ml. Kenaikan sedang sampai 500 ng/ml dapat terjadi pada penderita hepatitis kronik. Sedangkan  kadar di atas 500 ng/ml hanya terdapat pada :

  1. Kanker hati
  2. Kanker testis dan ovarium
  3. Proses penyebaran kanker yang telah mencapai hati

Pada ibu hamil, pemeriksaan ini berguna untuk mengetahui adanya cacat lahir, seperti spina bifida, neural tube defect, anencephali, dan sindroma Down. Biasanya dilakukan pada minggu 14-20.

Pemeriksaan AFP juga dapat digunakan untuk melihat respon penderita terhadap pengobatan, contohnya pada penderita kanker hati yang telah dilakukan operasi pembedahan, kadar AFP bisa turun ke level normal.

Semoga bermanfaat.

dari berbagai sumber

 

29 Responses

  1. Raynaldo

    July 4, 2010 1:35 pm

    CA prostat naek ga ba AFPnya? slain PSA ama RT, bisa ga AFP ini jadi penanda CA prostat?

    Reply
    • drdjebrut

      July 4, 2010 7:26 pm

      Mungkin bisa naik mas,tapi tidak signifikan.kenaikan yg signifikan terutama karena proses di hepar dan germinal cell. jadi menurut sy gak bisa jadi penanda ca prostat. tetep PSA ama RT.
      suwun wis mampir.. 🙂

      Reply
  2. Suci

    July 9, 2010 8:20 pm

    Ass. mas saya mau tanya apa hasil dari pemeriksaan AFP diatas kalau hasil pemeriksaan 238,3 ng/mt
    apa itu termasuk dalam kategori kanker hati atau hepatitis kronis???

    Mohon dibalas ya mas dan penjelasannya coz penting buat studiku
    Thank’s

    Reply
    • drdjebrut

      July 10, 2010 10:42 pm

      wass.maaf baru sempet reply karena kesibukan.
      untuk pemeriksaan ini hanya penunjang,jadi tidak bisa dimasukkan dalam kedua kategori penyakit tersebut. diperlukan proses diagnosa dari anamnesa, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang yang lain. Kadar AFP 238,3 bisa saja hepatitis kronik dan bisa juga kanker hati. Yang perlu diketahui, diagnosa pasti dari kanker hati adalah biopsi, bukan pemeriksaan AFP ini.
      semoga membantu. mohon maaf kalo sekiranya ada yang salah.

      Reply
  3. Indar

    February 8, 2011 7:27 pm

    Mau nanya pak, saya 1 April 2010 operasi kanker ovarium, trus kemoterapi BEP, dokter selalu minta tes darah beta HCG, AFP, LDH. AFP tes bln April 3,79. Bln Novenber naik 4,18. Kenapa bisa naik? Apakah bisa sampai angka 0? apakah berarti kanker ovarium saya sudah bersih atau sebaliknya ? makasih atas penjelasannya

    Reply
    • drdjebrut

      December 29, 2011 6:38 am

      maaf baru sempat membalas
      kadar AFP Anda 3,79 dan 4,18, walaupun naik tapi tidak signifikan dan masih dalam rentang normal (di bawah 10 ng/ml menurut referensi, atau tergantung dari kadar normal tiap laboratorium). kadar AFP yang normal menunjukkan respon terhadap terapi yang bagus. mungkin untuk lebih jelasnya bisa dikonsultasikan ke dokter yang merawat Anda.
      semoga dapat menjawab.

      Reply
  4. Huda

    November 16, 2011 9:49 pm

    Pak saya mau nanya petanda tumor AFP ini kan dapat dideteksi dalam serum atau cairan amnion, pertanyaannya AFP ini untuk mendeteksi pada ibunya atau janinnya? Terimakasih atas jawabannya.

    Reply
    • drdjebrut

      December 29, 2011 6:27 am

      maaf baru sempat membalas,
      AFP pada serum ibu atau cairan amnion ini berasal dari fetus. misalnya jika terjadi defek neural tube, serum AFP dari fetus akan bocor ke cairan amnion dan masuk ke serum ibu.
      semoga dapat menjawab.

      Reply
  5. yoyo

    January 3, 2012 9:09 pm

    pak saya mau nanya kalo hasil pemeriksaan imuno serologi petanda tumor AFP 6109.00 H artinya apa dan simpulannya apa? trims

    Reply
    • drdjebrut

      January 7, 2012 10:00 am

      hasilnya 6.109 ya? hasil AFP di atas 500 ng/mL terdapat kemungkinan adanya kanker hati, penyebaran kanker ke hati, atau kanker pada testis. namun perlu didukung dengan anamnesa, pemeriksaan fisik, dan hasil laboratorium yang lain. sebaiknya konsultasikan dulu denga dokter Anda.

      Reply
  6. Maryana yulia

    November 23, 2017 9:23 am

    Bismillah..
    Dokter saya mau tanya hasil lab suami saya
    Sgot = 181
    Sgpt = 150
    Afp = 641
    Kata dokter tumor hati..pengobatan seperti apa yg harus dilakukan agar tdk menjadi kanker hati

    Reply
    • Dian Sukma Hanggara

      November 28, 2017 1:22 pm

      AFP meningkat memang salah satu tanda hepatoma/kanker hati, tapi tidak semua AFP yang meningkat pasti hepatoma. Penyakit hati lain juga bisa meningkatkan kadar AFP, sehingga AFP tidak bisa digunakan untuk diagnosis, tapi untuk monitoring penyakit. Pastikan dulu diagnosisnya apa benar hepatoma ke dokter Anda.

      Reply
  7. Emiyati

    July 17, 2018 5:05 pm

    Selamat sore dokter,tahun 2014 anak saya, berumur 14 tahun operasi tumor teratoma, saat itu AFP nya 2900 setelah operasi AFP nya 0,95, rutin pengecekan 6 bulan tetap di bawah 0’95
    ,tanggal 15 July 2018, periksa AFP nya naik menjadi 1,72..apakah ini bertanda tumornya berkembang lagi dok?..bila berkembang, mohon sarannya apa yg harus kami lakukan untuk pengobatan

    Reply
    • Dian Sukma Hanggara

      July 23, 2018 10:49 pm

      jika melihat kadarnya, walau ada sedikit peningkatan, kadarnya masih dalam batas normal. untuk lebih memastikan, silakan konsultasi dulu ke dokter yg merawat bu untuk melihat klinisnya.

      Reply
  8. Nina

    October 4, 2018 1:48 pm

    Ass dok, hasil afp saya 35,21 ng/ml dg usia kehamilan 21 minggu.. Tertera high.. Apa artinya ya dok, terimakasih

    Reply
    • Dian Sukma Hanggara

      October 5, 2018 3:06 am

      Wa’alaykumsalam.
      AFP bisa diperiksa pada usia kehamilan untuk skrining kelainan kongenital pada bayi seperti defek neural tube dan omphalocele. AFP pada ibu hamil mulai meningkat pada mulai minggu ke-14 sampai minggu ke-32. Kadarnya biasa berkisar antara 10-150 ng/ml, tergantung dari usia kehamilan. Jadi interpretasi kadar AFP harus disesuaikan dengan usia kehamilannya, dan bisa diulang setelah uk 32 minggu untuk melihat penurunannya. Lebih baik hasilnya dikonsultasikan ke dokter kandungan Anda, untuk mengkonfirmasi dengan usia kehamilan dan dicocokkan dengan hasil USG.

      Reply
  9. Dinna

    November 29, 2018 4:57 am

    Siang Dok, saya sedih hasil lab saya AFP 6,8..apakah saya posotif kanker hati dok? Apakaj msh bs dj sembuhkan? Trimakasih

    Reply
  10. Ana RK

    October 16, 2020 3:43 am

    Ass dok. Ibu saya usia 62thn ada indikasi miom. Namun diminta tes tumor marker hasilnya pengecekan CA 125 hasilnya 161.8. Dan pengecekan AFP 5.5.
    Apa dari 2 hasil ini menunjukkan ada kearah kanker atau tumor ganas?

    Reply
  11. Nur indriyani

    December 5, 2020 7:40 am

    Dok suami saya di diagnosa kanker testis hasil AFP nya 7,671.4 itu artinya apaa yaaa??? Semoga di balas🙏🏻😇

    Reply
    • Dian Sukma Hanggara

      December 20, 2020 1:04 pm

      AFP merupakan salah satu panel tumor marker yg sering digunakan pada kanker testis, biasanya bersamaan dgn beta-HCG. Hasil AFP yang tinggi menunjukkan kanker/tumornya berasal dari germ cell, jika di testis maka yang menyebabkan peningkatan adalah komponen nonseminoma. nantinya akan diperiksa ulang setelah terapi/pembedahan.

      Reply
    • Dian Sukma Hanggara

      March 31, 2022 9:30 am

      Peningkatan ringan AFP bisa disebabkan banyak kondisi, seperti hepatitis, penyakit hati lainnya, bahkan beberapa orang sehat menunjukkan peningkatan kadar AFP. Jadi peningkatan kadar AFP saja tidak bisa digunakan untuk menentukan pasien tersebut kanker hati atau bukan, perlu pemeriksaan lainnya, seperti radiologis. sebaiknya konsultasikan ke dokter spesialis penyakit dalam yang merawat terkait pemeriksaan lanjutannya.

      Reply

Leave a Reply