Terbaru
Pemeriksaan Laboratorium pada Pasien UGD
Laboratorium dan unit gawat darurat (UGD) merupakan dua unit dalam rumah sakit yang saling membutuhkan. Pemeriksaan laboratorium menjadi salah satu sumber pemecahan masalah klinis dalam berbagai kasus di UGD dan pasien-pasien di UGD merupakan pelanggan dari unit laboratorium. Peran laboratorium di UGD menjadi semakin penting sejak spesialisasi emergency medicine berdiri
Informasi Lowongan Pekerjaan Analis dan Nakes Lain
Informasi walk-in interview untuk tenaga kesehatan dokter umum, analis, perawat, rekam medis, farmasi dan tenaga administrasi yang lain di Persada Hospital * Waktu: Kamis 21 September 2017, pukul 07.00-selesai * Lokasi: Persada Hospital Silakan informasi ini disebar mungkin ada keluarga, saudara, atau teman yang berminat. Semoga bermanfaat
CML Fase Akselerasi
Kriteria CML Fase Akselerasi (WHO revision criteria 2016): * leukositosis persisten/ tidak respon terhadap terapi * splenomegali persisten/ tidak respon terhadap terapi * trombositosis (>1 juta) persisten/ tidak respon terhadap terapi * trombositopenia (<100.000) persisten/ tidak respon terhadap terapi * basofilia di darah tepi 20% atau lebih * sel blast 10-19% di darah
CML Fase Kronis
Key note: * splenomegali * leukositosis dengan basofilia dan/atau eosinofilia * shift to the left * trombosit normal/ meningkat * BCR-ABL/kromosom Philadelphia (+) Kriteria CML (leukemia mielositik kronis) fase kronis / stable phase of CML menurut WHO: sel blast pada darah tepi dan sumsum tulang <10%
Prosedur Pelaksanaan Transfusi Darah
Transfusi darah adalah terapi medis yang memiliki risiko penyulit terbesar baik dalam waktu pendek (reaksi transfusi), dalam waktu menengah (risiko penyakit ) dan waktu panjang (reaksi imunologis). Jika keputusan melakukan transfusi darah telah diambil, maka siapapun yang terlibat dalam proses pelaksanaan transfusi, baik itu dokter, perawat, dan analis bank darah mempunyai
Pemantapan Mutu Eksternal (PME) ILKI 2017
Laboratorium klinik baik sebagai unit laboratorium dalam suatu fasilitas kesehatan atau rumah sakit maupun sebagai laboratorium mandiri wajib menjaga mutu dari pelayanannya agar dapat digunakan dengan baik oleh klinisi dalam penanganan penderita dan manajemen keselamatan pasien. Sesuai dengan Permenkes nomor 411/MENKES/PER/III/2010 pasal 6 ayat (4) bahwa
Pemeriksaan NT-proBNP pada Gagal Jantung
Penderita gagal jantung di Indonesia seringkali datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi berat , dimana penderita merasakan sesak walaupun pada kondisi istirahat. Penderita dengan gagal jantung tahap awal, biasanya mengeluh sesak saat terlentang atau sesak setelah melakukan aktivitas ringan, jarang memeriksakan diri ke dokter. Memang sudah menjadi kultur di negara
Informasi Seminar - PIT XVI PDS Patklin Palembang
First Announcement Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XVI Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS Patklin) “The Role of Clinical Pathologists and Laboratory Medicine in Supporting Health Care System in Universal Health Coverage Area” * Waktu: 25-27 Oktober 2017 * Tempat: Hotel Novotel, Palembang * Biaya: Rp 2.500.000 (Spesialis)
Multiple Myeloma
Kriteria diagnostik multiple myeloma (IMWG 2015) >10% sel plasma pada sumsum tulang atau plasmasitoma ekstrameduler dengan tanda-tanda CRAB (hiperkalsemia, insufisiensi renal, anemia, dan lesi tulang); dan MDEs (myeloma-defining events) yaitu sel plasma sumsum tulang >60%, rasio free light chain lebih dari sama dengan 100, dan >1 lesi
Mengatasi Pseudohipoksemia pada Hiperleukositosis
Pseudohipoksemia atau hipoksemia palsu adalah rendahnya kadar oksigen dalam darah secara in vitro yang tidak sesuai dengan kondisi dalam tubuh pasien sebenarnya. Keadaan ini sering ditemukan pada pasien dengan leukositosis yang sangat tinggi (hiperleukositosis) seperti pada pasien leukemia akut atau kronis; dan trombositosis seperti pada trombositosis esensial. Kesalahan interpretasi pseudohipoksemia