Pengaruh Lipemia pada Pemeriksaan Darah Lengkap dan Cara Mengatasinya
Pernahkah Anda menemui hasil darah lengkap (DL) dengan angka Hb yang tinggi, hematokrit (Hct) normal, dan nilai MCHC yang tinggi ekstrim (misalnya 48g/dL)? Sebelum menyimpulkan pasien mengalami kelainan darah seperti polisitemia, cek ulang dulu hasil tersebut, bisa jadi alat hematologi otomatis Anda sedang "dikecoh" oleh lipemia.
Mengapa Sampel Darah Lengkap Bisa Terganggu Lipemia?
Jawabannya terletak pada prinsip kerja fotometri alat hematologi otomatis. Sebagian besar instrumen mengukur hemoglobin setelah eritrosit dilisiskan, lalu membaca absorbansi sinar pada panjang gelombang tertentu (metode fotometrik/kolorimetri).
Keberadaan partikel lipid berlebih—terutama kilomikron dan partikel VLDL besar—menjadikan plasma keruh. Kekeruhan ini memicu hamburan cahaya yang terdeteksi seolah-olah sebagai serapan hemoglobin asli.

Akibatnya Hb akan terukur tinggi palsu, begitu juga MCH dan MCHC melonjak ekstrem. Karena nilai MCHC} = Hb:Hct x 100%, peningkatan Hb palsu tanpa kenaikan Hct yang proporsional akan langsung merusak "Rule of Three" dan memicu alarm MCHC.

Kapan Harus Curiga?
Tidak semua lipemia tampak mencolok saat darah masih bercampur, namun beberapa tanda klinis & laboratoris berikut patut dicurigai:
- MCHC Ekstrem (> 36,0–36,5 g/dL): MCHC di atas batas fisiologis adalah flagging utama.
- Flagging dari Analyzer: Perhatikan pesan seperti Turbidity/Hb Interf, alarm MCHC, atau pola abnormal pada scattergram/histogram.
- Pemeriksaan Visual Tabung Darah: Bila tabung EDTA didiamkan tegak atau setelah disentrifugasi, plasma di bagian atas akan tampak keruh keputihan seperti susu.
- Evaluasi Apusan Darah Tepi (ADT): Membantu menyingkirkan penyebab MCHC tinggi lainnya, seperti cold agglutinin (tampak aglutinasi eritrosit) atau sferositosis herediter.

Solusi dan Troubleshooting di Laboratorium
Jangan terburu-buru mengulang pengambilan sampel atau memakai rumus koreksi. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:
- Pemanfaatan Metode Optik (Optical Scatter/Hb-O) Pada analyzer modern generasi terkini (misalnya pada kanal retikulosit/RET), dengan menyalakan pemeriksaan retikulosit, metode optik ini sangat andal mengoreksi interferensi lipemia tanpa perlu manipulasi spesimen.
- Penggantian Plasma (Plasma Replacement) Merupakan metode rujukan praktis untuk spesimen dengan kekeruhan berat:
- Tandai batas volume darah pada tabung, lalu sentrifugasi.
- Aspirasi plasma lipemik sebanyak mungkin tanpa mengganggu lapisan buffy coat.
- Gantikan volume yang dibuang dengan cairan isotonik (salin normal atau diluent alat) dalam volume yang sama persis.
- Homogenkan dan periksa kembali pada alat. Pastikan jumlah RBC, WBC, dan trombosit tetap konsisten dengan pemeriksaan awal.

- Koreksi Berbasis Rumus Matematis Dapat menggunakan pengukuran Hb pada plasma lipemik dengan rumus (catatan: prosedur ini harus telah divalidasi oleh masing-masing laboratorium):
Hb koreksi = Hb awal - [Hb plasma x (1 - Hct awal)]
- Konfirmasi Riwayat Pasien Cek apakah pasien baru saja menerima infus emulsi lipid parenteral atau baru menyantap makanan tinggi lemak tanpa puasa. Bila interferensi tidak dapat dieliminasi secara analitik, jadwalkan pengambilan darah ulang saat pasien dalam kondisi puasa.

Semoga bermanfaat.
Sumber:
- Radišić Biljak V, Dolovčak L, Bakarić I, et al. How to handle lipemic CBC samples on Sysmex hematology analyzers? Advances in Laboratory Medicine. 2025;6(2):166–172.
- Fan Y, et al. Lipid Interference Flagging and Haemoglobin Correction in Lipemic Samples With a Hematology Analyzer. Journal of Clinical Laboratory Analysis. 2026;40:e70223.
- Li S, et al. Mechanistic investigation and data-driven correction of lipemic interference in hematological parameters on the Mindray BC-6800 hematology analyzer. Practical Laboratory Medicine. 2026;49:e00521.
- Fernandez Prendes C, Castro Castro MJ, Sanchez Navarro L, Rapun Mas L, Morales Indiano C, Arrobas Velilla T. Handling of lipemic samples in the clinical laboratory. Advances in Laboratory Medicine. 2023;4(1):5–27.
- Gulati G, Uppal G, Gong J. Unreliable automated complete blood count results: causes, recognition, and resolution. Annals of Laboratory Medicine. 2022;42(5):515–530